Apa Itu Cemas ? dan Bagaimana Gejalanya ?
Cemas adalah respon tubuh terhadap ancaman dari lingkungan luar. Saat kita merasa terancam oleh kondisi bahaya, otak mengirimkan perintah kepada tubuh utk mengeluarkan senyawa bernama adrenalin.
Adrenalin menimbulkan perasaan waspada dan memberikan kekuatan bagi tubuh untuk melakukan respon serang atau lari. Tapi, gangguan kecemasan tidak bisa dianggap sebagai cemas biasa, karena ini merupakan sebuah bentuk gangguan mental.
Cemas menjadi gangguan psikologis remaja yang berbahaya apabila cemas sudah sangat mendominasi diri dan berubah menjadi rasa tertekan yang amat dalam. Cara Mengatasi Anxiety Disorder juga tidak mudah, terutama untuk tingkat remaja.
Gejala-gejala cemas antara lain :
- Kenaikan tekanan darah ringan.
- Nafas pendek dan cepat.
- Kulit tamapak merah dan temperaturnya kadang berubah-ubah sehingga sering juga menyebabkan jerawat.
- Ketegangan dan kekejangan otot.
- Diare, nyeri perut, sakit kepala , nyeri dada, kewaspadaan yang berlebihan, insomnia, pusing, pingsan, dan sering buang air kecil.
- Seringkali merasa takut, tegang, gugup, marah, stres, rewel, gelisah, panik merasa akan mati, tidak dapat berpikir dan sering pula mengalami mimpi buruk.
- Tampak sebagai orang yang tidak berdaya, selalu lekat dan tergantung pada orang lain, pemalu, menarik diri dan mengalami kesulitan dalam situasi sosial.
Apa bedanya antisipasi, empati & simpati ? Antisipasi lebih mengarah pada perilaku preventif. Empati adalah rasa turut ikut merasakan terhadap sesuatu. Simpati adalah proses kejiwaan yg melibatkan rasa ketertarikan terhadap seseorang
Begitulah artikel tentang Apa Itu Cemas Anxiety Disorder dan Bagaimana Gejalanya ?
katanetizen.co

Post a Comment